Newest Post
Tampilkan postingan dengan label Keamanan Jaringan. Tampilkan semua postingan
WEB PROXY DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK OS.
Penjelasan Web Proxy Mikrotik - Proxy adalah suatu aplikasi yang menjadi perantara antara client dengan server, sehingga client tidak akan berhubungan langsung dengan server-server yang ada di Internet. Mikrotik memiliki fitur Web proxy yang bisa digunakan sebagai proxy server yang nantinya akan menjadi perantara antara browser user dengan web server di Internet.
Caching
Web Proxy Mikrotik dapat melakukan caching content yaitu menyimpan beberapa konten web yang disimpan di memori Mikrotik. Konten tersebut akan digunakan kembali apabila ada permintaan pada konten itu lagi. Misalnya anda membuka Facebook.com, maka file-file pada web tersebut seperti image, script, dll akan disimpan oleh web proxy, sehingga jika lain kali anda membuka Facebook maka tidak perlu konek ke Internet pun halaman itu bisa dibuka dengan mengambil file dari cache proxy. Hal ini dapat menghemat bandwidth Internet dan mempercepat koneksi.
Filtering
Dengan menggunakan Web Proxy anda dapat membatasi akses konten-konten tertentu yang di-request oleh client. Anda dapat membatasi akses ke situs tertentu, ekstensi file tertentu, melakukan redirect (pengalihan) ke situs lain, maupun pembatasan terhadap metode akses HTTP. Hal tersebut tidak dapat anda lakukan jika hanya menggunakan NAT.
Connection Sharing
Web Proxy meningkatkan level keamanan dari jaringan anda, karena computer user tidak berhubungan langsung dengan web server yang ada di Internet.
Penjelasan Web Proxy Mikrotik - Proxy adalah suatu aplikasi yang menjadi perantara antara client dengan server, sehingga client tidak akan berhubungan langsung dengan server-server yang ada di Internet. Mikrotik memiliki fitur Web proxy yang bisa digunakan sebagai proxy server yang nantinya akan menjadi perantara antara browser user dengan web server di Internet.
Cara Kerja Web Proxy
Ketika user membuka suatu situs, maka browser akan mengirimkan HTTP request ke Server, namun karena computer user ini menggunakan web proxy maka proxy akan menerima HTTP request dari browser tersebut kemudian membuat HTTP request baru atas nama dirinya. HTTP request baru buatan Proxy inilah yang diterima oleh Server kemudian Server membalas dengan HTTP Response dan diterima oleh Proxy yang kemudian diteruskan ke browser user yang sebelumnya melakukan request.Web Proxy Membutuhkan Resource CPU Besar
Jika mengaktifkan fitur Web proxy pada Mikrotik anda harus memperhatikan kapasitas memori dan CPU.Keuntungan menggunakan Web Proxy
Fungsi dari proxy secara umum adalah sebagai Caching, Filtering, dan Connection Sharing. Semua fungsi ini dapat anda temui pada Web Proxy Mikrotik. Berikut ini adalah Keuntungan / Manfaat Web Proxy pada Mikrotik :Caching
Web Proxy Mikrotik dapat melakukan caching content yaitu menyimpan beberapa konten web yang disimpan di memori Mikrotik. Konten tersebut akan digunakan kembali apabila ada permintaan pada konten itu lagi. Misalnya anda membuka Facebook.com, maka file-file pada web tersebut seperti image, script, dll akan disimpan oleh web proxy, sehingga jika lain kali anda membuka Facebook maka tidak perlu konek ke Internet pun halaman itu bisa dibuka dengan mengambil file dari cache proxy. Hal ini dapat menghemat bandwidth Internet dan mempercepat koneksi.
Filtering
Dengan menggunakan Web Proxy anda dapat membatasi akses konten-konten tertentu yang di-request oleh client. Anda dapat membatasi akses ke situs tertentu, ekstensi file tertentu, melakukan redirect (pengalihan) ke situs lain, maupun pembatasan terhadap metode akses HTTP. Hal tersebut tidak dapat anda lakukan jika hanya menggunakan NAT.
Connection Sharing
Web Proxy meningkatkan level keamanan dari jaringan anda, karena computer user tidak berhubungan langsung dengan web server yang ada di Internet.
Tag :// Keamanan Jaringan
KEAMANAN JARINGAN
1. Pengertian
Keamanan Jaringan adalah proses untuk mencegah & mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer. Maksudnya penggunaan yang tidak sah yaitu penyusup yang bermaksud untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer tersebut.
1. Pengertian
Keamanan Jaringan adalah proses untuk mencegah & mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer. Maksudnya penggunaan yang tidak sah yaitu penyusup yang bermaksud untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer tersebut.
2. Tujuan
Tujuan dari Keamanan Jaringan ialah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logik.
- Maksudnya ancaman fisik adalah seorang pengganggu yang berniat untuk merusak bagian fisik komputer.
- Sedangkan ancaman logik adalah ancaman yang berupa pencurian data atau pembobolan terhadap akun seseorang.
3. Macam-macam Keamanan Jaringan
Autentikasi adalah proses pengenalan peralatan, system operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer dengan cara user memasukkan username dan password pada saat login ke jaringan.
Tahapan Autentikasi :
Autentikasi adalah proses pengenalan peralatan, system operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer dengan cara user memasukkan username dan password pada saat login ke jaringan.
Tahapan Autentikasi :
- Autentikasi untuk mengetahui lokasi melalui data link layer dan network layer.
- Autentikasi untuk mengetahui proses yang sedang berjalan yang terjadi pada session dan presentation layer.
- Autentikasi untuk mengenal user dan aplikasi yang digunakan (application layer).
- Enkripsi adalah teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data atau file. Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data.
Fungsinya untuk memperoleh komunikasi yang aman (private) melalui internet. Kriteria yang harus dipenuhi VPN :
Kebijakan Organisasi, Instansi atau lembaga dalam ruang lingkup keamanan jaringan untuk akses pada sistem jaringan di tempat tersebut. Contoh Kebijakan Organisasi :
Serangan fisik terhadap keamanan jaringan
Terjadi gangguan pada Kabel
Firewall adalah salah satu aplikasi pada sistem operasi yang dibutuhkan oleh jaringan komputer untuk melindungi intergritas data/sistem jaringan dari serangan-serangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Caranya dengan melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang melewatinya.
Firewall tersusun dari aturan-aturan yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi jaringan, baik dengan melakukan filterisasi, membatasi, ataupun menolak suatu permintaan koneksi dari jaringan luar lainnya seperti internet.
Pada firewall terjadi beberapa proses yang memungkinkannya melindungi jaringan.
Ada tiga macam Proses yang terjadi pada firewall, yaitu:
Dengan penggabungan ketiga model firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan Circuit Level Gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan firewall yang ,memberikan fitur terbanyak dan memeberikan tingkat keamanan yang paling tinggi.
Sistem Firewall
Aplikasi pengendalian jaringan dengan menggunakan firewall dapat diimplementasikan dengan menerapkan sejumlah aturan (chains) pada topologi yang sudah ada.
Dalam hal pengendalian jaringan dengan menggunakan iptables, ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu:
Koneksi paket yang dalam proses pengirimannya dari pengirim kepada penerima harus melalui aturan firewall, dapat dikelompokan kepada tiga kelompok koneksi, yaitu :
Sebuah koneksi TCP dikenal sebagai koneksi yang bersifat Connection Oriented yang berarti sebelum melakukan pengiriman data, mesin-mesin tersebut akan melalui 3 langkah cara berhubungan ( 3-way handshake ).
Koneksi IP
Sebuah frame yang diidentifikasi menggunakan kelompok protokol Internet (IP) harus melalui aturan firewall yang didefinisikan menggunakan protokol IP sebelum paket tersebut mendapat jawaban koneksi dari tujuan paket tersebut.
Salah satu paket yang merupakan kelompok protokol IP adalah ICMP, yang sering digunakan sebagai aplikasi pengujian koneksi ( link ) antar host.
Ada empat macam tipe echo yang akan mendapat paket balasan, yaitu:
Berbeda dengan koneksi TCP, koneksi UDP (Gambar 11.11) bersifat connectionless . Sebuah mesin yang mengirimkan paket UDP tidak akan mendeteksi kesalahan terhadap pengiriman paket tersebut.
Paket UDP tidak akan mengirimkan kembali paket-paket yang mengalami error. Model pengiriman paket ini akan lebih efisien pada koneksi broadcasting atau multicasting .
MATA RANTAI IPTABLES
Untuk membangun sebuah firewall, yang harus kita ketahui pertama-tama adalah bagaimana sebuah paket diproses oleh firewall, apakah paket-paket yang masuk akan di buang ( DROP ) atau diterima ( ACCEPT ), atau paket tersebut akan diteruskan ( FORWARD ) ke jaringan yang lain.
Perencanaan Keamanan Jaringan
Metode Keamanaan jaringan
Password Autenthication
Password yang baik menjadi penting dalam suatu keamanan jaringan. Password yang baik adalah kombinasi dari angka dan huruf sehingga lebih sulit untuk terkena hack. Kebanyakan masalah dalam keamanan jaringan disebabkan karena password yang kurang baik.
Firewall and Routing Control
Firewall sangat penting pada jaringan untuk meminimalisir pencurian data computer tersebut. Karena itu pada saat instalasi jaringan firewall dan konfigurasi routing harus tepat agar tidak terja dikendala pada kedepannya.
Menggunakan metode enkripsi tertentu
Dasar enkripsi cukup sederhana.
Proses enkripsi/dekripsi tergantung pada kunci (key) rahasia yang hanya diketahui oleh pengirim dan penerima.
Password
Akun administrator pada suatu server sebaiknya diubah namanya dan sebaiknya hanya satu akun saja yang dapat mengakses.Untuk melakukan pengujian password yang dibuat. Ada utilitas yang dapat digunakan untuk mengeteskehandalan password, yaitu dengan menggunakansoftware seperti avior yang bertujuan untukmelakukan brute-force password.
Memonitor Jaringan
Untuk meminimalisir penyerangan terhadap keamanan jaringan, hal yang dapat dilakukan administrator dalam memonitoring jaringan sebaiknya adalah dengan membatasi user yang dapat melakukan full-access kedalam suatu server. Cara paling sederhana adalah dengan memberlakukan wewenang read only untuk semua user.
Program Pengganggu dan Perusak system computer
Penghitungan Nilai Keamanan
Hitung kerugian apabila sistem informasi anda tidak bekerja selama 1 jam, selama 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan. (Sebagai perbandingkan, bayangkan jika server Amazon.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Setiap harinya dia dapat menderita kerugian beberapa juta dolar.)
Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada sistem informasi anda. Misalnya web site anda mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko anda.
Apakah nama baik perusahaan anda merupakan sebuah hal yang harus dilindungi?
Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya, bolak-balik terjadi security incidents. Tentunya banyak nasabah yang pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya.
Resiko Keamanan
Ada tiga komponen yang memberikan kontribusi kepada Risk, yaitu Asset, Vulnerabilities, dan Threats.
Assets (aset) • hardware • software • dokumentasi • data • komunikasi • lingkungan • manusia
Threats (ancaman) • pemakai (users) • teroris • kecelakaan (accidents) • crackers • penjahat kriminal • nasib (acts of God) • intel luar negeri (foreign intelligence)
Vulnerabilities (kelemahan) • software bugs • hardware bugs • radiasi (dari layar, transmisi) • tapping, crosstalk • unauthorized users • cetakan, hardcopy atau print out • keteledoran (oversight) • cracker via telepon • storage media
Penanggulangan Resiko
Untuk menanggulangi resiko (Risk) tersebut dilakukan apa yang disebut countermeasures” yang dapat berupa:
Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua macam program, makro atau script yang dapat dieksekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer
Kode perusak dapat digolongkan dalam 3 macam golongan: virus, worm dan Trojan Horses, serta beberapa program yang memiliki bug.
11. KRITERIA VIRUS
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.
12. SIKLUS HIDUP VIRUS
Program yang akan berusaha memperbanyak dirinya semaksimal mungkin, sehingga akibatnya media penyimpanan/memori akan penuh.
Worm ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke HANYA memory komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya ngendon di memory.
Worm pada awalnya diketemukan di large computer (1970-an), dan akhir- akhir ini saja diketemukan di komputer kecil seperti PC.
2. TROJAN HORSES
Kuda Troya dalam yang membahayakan musuhnya.
Yaitu suatu program yang merusak program lain secara kasar, sehingga bisa dipastikan program yang diserang akan rusak dan tidak bisa digunakan lagi.
Program trojan horse sendiri biasanya terdiri atas 2 bagian, yaitu program client dan program server, dimana program server ditaruh kedalam komputer yang hendak di kontrol sedangkan program client dijalankan oleh sang hacker untuk melakukan pengontrolan.
3. PROGRAM BUG
Program biasa yang mempunyai kesalahan (bug) dalam pemrogramannya akibat keteledoran sang pembuat. Salah satu akibatnya adalah terjadinya hang.
14. BAGAIMANA CARANYA SUPAYA KOMPUTER TIDAK TERSERANG VIRUS ?
Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
Jangan biarkan sembarang orang untuk memakai komputer Anda.
Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara: Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb; Scan dengan antivirus anda.
Bersihkan virus tersebut.
Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda
15. PERUSAK SISTEM KEAMANAN JARINGAN
HACKER & CRACKER
Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik.
Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker.
- User Authentication, VPN harus mampu mengklarifikasi identitas klien. VPN mampu memantau aktivitas klien meliputi masalah waktu, kapan, di mana dan berapa lama seorang klien mengakses jaringan serta jenis resource yang diaksesnya.
- Address Management, VPN harus dapat mencantumkan address klien pada intranet dan memastikan alamat tersebut tetap rahasia.
- Data Encryption, data yang melewati jaringan harus dibuat agar tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.
- Key Management, Harus mampu membuat dan memperbaharui encryption key untuk server dan klien.
- Multiprotocol Support, Harus mampu menangani berbagai macam protokol dalam jaringan publik seperti IP atau IPX.
- DMZ (De-Militerized Zone), system untuk server yang berfungsi untuk melindungi system internal dari serangan hacker. DMZ bekerja pada seluruh dasar pelayanan jaringan yang membutuhkan akses terhadap jaringan. Sehingga jika ada yang mencoba melakukan hacking terhadap server yang menggunakan system DMZ maka hacker tersebut hanya akan sampai hostnya.
- Hacking, berupa pengrusakan pada infrastruktur jaringan yang sudah ada, misalnya pengrusakan pada sistem dari suatu server.
- Physing, berupa pemalsuan terhadap data resmi dilakukan untuk hal yang berkaitan dengan pemanfaataanya.
- Deface, perubahan terhadap tampilan suatu website secara illegal.Carding, pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian nomor kartu kredit, digunakan untuk memanfaatkan saldo yang terdapat pada rekening tersebut untuk keperluan belanja online.
- Carding, pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian nomor kartu kredit, digunakan untuk memanfaatkan saldo yang terdapat pada rekening tersebut untuk keperluan belanja online.
- Gunakan AntiVirus
- Tentu saja hal ini yang paling penting. Antivirus yang akan mencegah berbagai macam virus komputer. Gunakan antivirus yang sesuai dengan spesifikasi pada jaringan komputer. Dan update antivirus, agar antivirus dapat mendeteksi virus – virus baru.
- Hati-hati saat browsing
- Kebanyakan pathogen internet menyebar dari situs porno maupun mp3 ilegal, program bajakan dsb. Jika tidak mau terkena pathogen, jangan mengunjungi situs tsb. Ini cara terbaik dalam mencegah pathogen komputer.
- Update Komputer.
- Jangan lupa untuk selalu mengupdate apapun demi keamanan komputer. Bukan hanya antivirus saja yang diupdate. Semuanya saja, baik itu Operating Systemnya, software yang terinstall maupun driver.
Kebijakan Organisasi, Instansi atau lembaga dalam ruang lingkup keamanan jaringan untuk akses pada sistem jaringan di tempat tersebut. Contoh Kebijakan Organisasi :
- Tata kelola sistem komputer
- Pengaturan kerapian pengkabelan
- Pengaturan akses wi-fi
- Manajemen data organisasi
- Sinkronisasi antar sub-organ
- Manajemen Sumber Daya
- Maintenance & Checking berkala
- Memahami Akses Pengguna
- Memahami kualitas daya Organisasi
- Pengaturan penempatan sub-organ
- Manajemen pengguna
- Manajemen sistem komputer
- Manajemen waktu akses
Serangan fisik terhadap keamanan jaringan
Terjadi gangguan pada Kabel
- Kerusakan Harddisk
- Konsleting
- Data tak tersalur dengan baik
- Koneksi tak terdeteksi
- Akses bukan pengguna
- SQL Injection adalah Hacking pada sistem komputer dengan mendapat akses Basis Data pada Sistem
- DoS (Denial of Service) adalah Serangan pada Sistem dengan mengabiskan Resource pada Sistem
- Request Flooding adalah Serangan dengan membanjiri banyak Request pada Sistem yang dilayani Host sehingga Request banyak dari pengguna tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut.
- Deface adalah adalah Serangan pada perubahan tampilan.
- Social Engineering adalah Serangan pada sisi sosial dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna. Hal ini seperti fake login hingga memanfaatkan kelemahan pengguna dalam social media.
- Malicious Code adalah Serangan dengan menggunakan kode berbahaya dengan menyisipkan virus, worm atau Trojan Horse.
- Packet Sniffer adalah Serangan Menangkap paket yang lewat dalam sebuah Jaringan.
Firewall adalah salah satu aplikasi pada sistem operasi yang dibutuhkan oleh jaringan komputer untuk melindungi intergritas data/sistem jaringan dari serangan-serangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Caranya dengan melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang melewatinya.
Firewall tersusun dari aturan-aturan yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi jaringan, baik dengan melakukan filterisasi, membatasi, ataupun menolak suatu permintaan koneksi dari jaringan luar lainnya seperti internet.
Pada firewall terjadi beberapa proses yang memungkinkannya melindungi jaringan.
Ada tiga macam Proses yang terjadi pada firewall, yaitu:
- Modifikasi header paket, digunakan untuk memodifikasi kualitas layanan bit paket TCP sebelum mengalami proses routing.
- Translasi alamat jaringan, translasi yang terjadi dapat berupa translasi satu ke satu ( one to one ), yaitu satu alamat IP privat dipetakan kesatu alamat IP publik atau translasi banyak kesatu ( many to one ) yaitu beberapa alamat IP privat dipetakan kesatu alamat publik.
- Filter paket, digunakan untuk menentukan nasib paket apakah dapat diteruskan atau tidak.
- Packet Filtering Gateway
- Application Layer Gateway
- Circuit Level Gateway
- Statefull Multilayer Inspection Firewall
- Packet Filtering Gateway
- Application Layer Gateway
- Circuit Level Gateway
- Statefull Multilayer Inspection Firewall
Dengan penggabungan ketiga model firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan Circuit Level Gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan firewall yang ,memberikan fitur terbanyak dan memeberikan tingkat keamanan yang paling tinggi.
Sistem Firewall
Aplikasi pengendalian jaringan dengan menggunakan firewall dapat diimplementasikan dengan menerapkan sejumlah aturan (chains) pada topologi yang sudah ada.
Dalam hal pengendalian jaringan dengan menggunakan iptables, ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu:
- Koneksi paket yang menerapkan firewall yang digunakan.
- Konsep firewall yang diterapkan.
- koneksi baru ( NEW) ,
- koneksi yang telah ada ( ESTABLISH ),
- koneksi yang memiliki relasi dengan koneksi lainnya ( RELATED )
- koneksi yang tidak valid ( INVALID ). Keempat macam koneksi itulah yang membuat IP Tables disebut Statefull Protocol .
Koneksi paket yang dalam proses pengirimannya dari pengirim kepada penerima harus melalui aturan firewall, dapat dikelompokan kepada tiga kelompok koneksi, yaitu :
- Koneksi TCP
- Koneksi IP
- Koneksi UDP
Sebuah koneksi TCP dikenal sebagai koneksi yang bersifat Connection Oriented yang berarti sebelum melakukan pengiriman data, mesin-mesin tersebut akan melalui 3 langkah cara berhubungan ( 3-way handshake ).
Koneksi IP
Sebuah frame yang diidentifikasi menggunakan kelompok protokol Internet (IP) harus melalui aturan firewall yang didefinisikan menggunakan protokol IP sebelum paket tersebut mendapat jawaban koneksi dari tujuan paket tersebut.
Salah satu paket yang merupakan kelompok protokol IP adalah ICMP, yang sering digunakan sebagai aplikasi pengujian koneksi ( link ) antar host.
Ada empat macam tipe echo yang akan mendapat paket balasan, yaitu:
- Echo request dan reply,
- Timestamp request dan reply,
- Infomation request dan reply,
- Address mask request dan reply.
Berbeda dengan koneksi TCP, koneksi UDP (Gambar 11.11) bersifat connectionless . Sebuah mesin yang mengirimkan paket UDP tidak akan mendeteksi kesalahan terhadap pengiriman paket tersebut.
Paket UDP tidak akan mengirimkan kembali paket-paket yang mengalami error. Model pengiriman paket ini akan lebih efisien pada koneksi broadcasting atau multicasting .
MATA RANTAI IPTABLES
Untuk membangun sebuah firewall, yang harus kita ketahui pertama-tama adalah bagaimana sebuah paket diproses oleh firewall, apakah paket-paket yang masuk akan di buang ( DROP ) atau diterima ( ACCEPT ), atau paket tersebut akan diteruskan ( FORWARD ) ke jaringan yang lain.
Perencanaan Keamanan Jaringan
Metode Keamanaan jaringan
Password Autenthication
Password yang baik menjadi penting dalam suatu keamanan jaringan. Password yang baik adalah kombinasi dari angka dan huruf sehingga lebih sulit untuk terkena hack. Kebanyakan masalah dalam keamanan jaringan disebabkan karena password yang kurang baik.
Firewall and Routing Control
Firewall sangat penting pada jaringan untuk meminimalisir pencurian data computer tersebut. Karena itu pada saat instalasi jaringan firewall dan konfigurasi routing harus tepat agar tidak terja dikendala pada kedepannya.
Menggunakan metode enkripsi tertentu
Dasar enkripsi cukup sederhana.
Proses enkripsi/dekripsi tergantung pada kunci (key) rahasia yang hanya diketahui oleh pengirim dan penerima.
Password
Akun administrator pada suatu server sebaiknya diubah namanya dan sebaiknya hanya satu akun saja yang dapat mengakses.Untuk melakukan pengujian password yang dibuat. Ada utilitas yang dapat digunakan untuk mengeteskehandalan password, yaitu dengan menggunakansoftware seperti avior yang bertujuan untukmelakukan brute-force password.
Memonitor Jaringan
Untuk meminimalisir penyerangan terhadap keamanan jaringan, hal yang dapat dilakukan administrator dalam memonitoring jaringan sebaiknya adalah dengan membatasi user yang dapat melakukan full-access kedalam suatu server. Cara paling sederhana adalah dengan memberlakukan wewenang read only untuk semua user.
Program Pengganggu dan Perusak system computer
Penghitungan Nilai Keamanan
Hitung kerugian apabila sistem informasi anda tidak bekerja selama 1 jam, selama 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan. (Sebagai perbandingkan, bayangkan jika server Amazon.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Setiap harinya dia dapat menderita kerugian beberapa juta dolar.)
Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada sistem informasi anda. Misalnya web site anda mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko anda.
Apakah nama baik perusahaan anda merupakan sebuah hal yang harus dilindungi?
Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya, bolak-balik terjadi security incidents. Tentunya banyak nasabah yang pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya.
Resiko Keamanan
Ada tiga komponen yang memberikan kontribusi kepada Risk, yaitu Asset, Vulnerabilities, dan Threats.
Assets (aset) • hardware • software • dokumentasi • data • komunikasi • lingkungan • manusia
Threats (ancaman) • pemakai (users) • teroris • kecelakaan (accidents) • crackers • penjahat kriminal • nasib (acts of God) • intel luar negeri (foreign intelligence)
Vulnerabilities (kelemahan) • software bugs • hardware bugs • radiasi (dari layar, transmisi) • tapping, crosstalk • unauthorized users • cetakan, hardcopy atau print out • keteledoran (oversight) • cracker via telepon • storage media
Penanggulangan Resiko
Untuk menanggulangi resiko (Risk) tersebut dilakukan apa yang disebut countermeasures” yang dapat berupa:
- usaha untuk mengurangi Threat
- usaha untuk mengurangi Vulnerability
- usaha untuk mengurangi impak (impact)
- mendeteksi kejadian yang tidak bersahabat (hostile event)
- kembali (recover) dari kejadian
Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua macam program, makro atau script yang dapat dieksekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer
Kode perusak dapat digolongkan dalam 3 macam golongan: virus, worm dan Trojan Horses, serta beberapa program yang memiliki bug.
11. KRITERIA VIRUS
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.
12. SIKLUS HIDUP VIRUS
- Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
- Propagation phase ( Fase Penyebaran )
- Trigerring phase ( Fase Aktif )
- Execution phase ( Fase Eksekusi )
- Virus Boot Sector / Boot Record / Partisi
- Virus File
- Virus Hybrid
- Virus FAT
- Virus Macro
- Disket, media storage yang lain
- Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
- WWW (internet)
- Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
- Attachment pada email, transfering file
Program yang akan berusaha memperbanyak dirinya semaksimal mungkin, sehingga akibatnya media penyimpanan/memori akan penuh.
Worm ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke HANYA memory komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya ngendon di memory.
Worm pada awalnya diketemukan di large computer (1970-an), dan akhir- akhir ini saja diketemukan di komputer kecil seperti PC.
2. TROJAN HORSES
Kuda Troya dalam yang membahayakan musuhnya.
Yaitu suatu program yang merusak program lain secara kasar, sehingga bisa dipastikan program yang diserang akan rusak dan tidak bisa digunakan lagi.
Program trojan horse sendiri biasanya terdiri atas 2 bagian, yaitu program client dan program server, dimana program server ditaruh kedalam komputer yang hendak di kontrol sedangkan program client dijalankan oleh sang hacker untuk melakukan pengontrolan.
3. PROGRAM BUG
Program biasa yang mempunyai kesalahan (bug) dalam pemrogramannya akibat keteledoran sang pembuat. Salah satu akibatnya adalah terjadinya hang.
14. BAGAIMANA CARANYA SUPAYA KOMPUTER TIDAK TERSERANG VIRUS ?
- Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
Jangan biarkan sembarang orang untuk memakai komputer Anda.
- Langkah-Langkah Apabila telah Terinfeksi
Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara: Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb; Scan dengan antivirus anda.
Bersihkan virus tersebut.
Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda
15. PERUSAK SISTEM KEAMANAN JARINGAN
HACKER & CRACKER
Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik.
Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker.
Tag :// Keamanan Jaringan
Pengertian, Prinsip Kerja, Blog Diagram dari Server Firewall, Filtering Filrewall, dan Proxy Server
Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.
Prinsip Kerja Firewall
Prinsip Kerja Firewall
Firewall bekerja seperti satpam yang menjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan meyeleksi tamu atau pengunjung yang datang kerumah kita dan juga menjaga dari penyusup yang masuk ke komputer pribadi kita. Firewall menjadi garda terdepan dalam menjaga komputer kita dari segala usaha yang dapat membahayakan komputer kita.
Seiring dengan perkembngan zaman, teknologi Firewall pun mengalami perkembangan yang signifikan. Firewall bekerja dengan cara menyaring lalu lintas komputer dengan menggunakan alamat IP, protokol, dan juga nomor port. Dengan begitu, Firewall mampu menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi isi pesan yang masuk ke komputer kita.
Blog Diagram firewall
2. Paket filtering firewall
Filtering Firewall adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya.
Filtering Firewall adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya.
Bagian yang diperiksa dari paket data tersebut adalah bagian header yang berisi informasi penting, yaitu:
- IPFirewall bekerja seperti satpam yang menjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan meyeleksi tamu atau pengunjung yang datang kerumah kita dan juga menjaga dari penyusup yang masuk ke komputer pribadi kita. Firewall menjadi garda terdepan dalam menjaga komputer kita dari segala usaha yang dapat membahayakan komputer kita.Seiring dengan perkembngan zaman, teknologi Firewall pun mengalami perkembangan yang signifikan. Firewall bekerja dengan cara menyaring lalu lintas komputer dengan menggunakan alamat IP, protokol, dan juga nomor port. Dengan begitu, Firewall mampu menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi isi pesan yang masuk ke komputer kita. address sumber
- IP address tujuan
- Protokol ( TCP/UDP/ICMP )
- Port sumber dari TCP atau UDP
- Port tujuan dari TCP atau UDP
- Tipe pesan dari ICMP
- Ukuran dari paket
Prinsip Kerja Filtering Firewall
Paket filtering firewall adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan danpaket-paket apa saja yang diblokir.
Blok Diagram Filtering Firewall
3. Proxy server
Proxy server adalah sebuah server (sistem komputer atau aplikasi) yang bertindak sebagai perantara permintaan dari pengguna (client) mencari sumber daya dari server lain. Proxy berguna untuk mengatur / mengontrol akses di Internet. Pada sistem operasi Linux, proxy server yang sering digunakan adalah Squid. Menggunakan Squid kita dapat mengatur banyak hal, termasuk mengatur waktu akses Web, mengatur situs yang dapat di akses, dll.
Proxy server adalah sebuah server (sistem komputer atau aplikasi) yang bertindak sebagai perantara permintaan dari pengguna (client) mencari sumber daya dari server lain. Proxy berguna untuk mengatur / mengontrol akses di Internet. Pada sistem operasi Linux, proxy server yang sering digunakan adalah Squid. Menggunakan Squid kita dapat mengatur banyak hal, termasuk mengatur waktu akses Web, mengatur situs yang dapat di akses, dll.
Server proxy memiliki banyak jenis sesuai dengan tujuannya, termasuk:
- Untuk menjaga mesin di baliknya tetap anonim (terutama untuk security)
- Meningkatkan akses ke sumber (menggunakan caching). Web proxy biasanya digunakan untuk cache halaman internet dari server web
- Menerapkan aturan akses terhadap internet atau isinya, contohnya untuk memblokir situs yang tidak diinginkan
- Untuk penggunaan log / audit, yaitu untuk menyediakan karyawan perusahaan pelaporan penggunaan Internet.
- Untuk melewati kontrol keamanan/ parental.
- Memindai perpindahan konten bila terdapat malware sebelumya
- Untuk memindai konten outbound, misalnya untuk perlindungan adanya kebocoran data
- Untuk menghindari pembatasan regional.
- Untuk mencegah mendownload konten yang sama berulang kali (dan menyimpan bandwitdh)
Prinsip Kerja Proxy Server
Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy serverdan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya.
Blog Diagram Proxy Server
Pengertian, Prinsip Kerja, Blog Diagram dari Server Firewall, Filtering Filrewall, dan Proxy Server
Rabu, 31 Oktober 2018
Posted by Maulina Yasin
Tag :// Keamanan Jaringan
Ancaman pada Sistem Keamanan Jaringan
1. DDoS (Distributed Denial of Service) dapat diartikan sebagai Penolakan Layanan secara Terdistribusi.
DDoS adalah jenis serangan yang dilakukan dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem, atau jaringan.
Teknik DDoS :
- Botnet, Bot disisipkan pada malware yang kemudian di tanam ke komputer yang terhubung ke jaringan internet, botnet langsung menjalankan perintah untuk melakukan DDoS ke komputer target dalam waktu bersamaan.
- Virus, virus akan secara aktif melakukan serangan DDoS ke server atau ke alamat IP tertentu yang sudah ditentukan.
2. Paket Sniffing
Paket sniffing adalah prinsip dasarnya pencurian jenis ini adalah bahwa semua koneksi ethernet yang bersifat broadcast.
3. Ip spoofing
IP Spoofing adalah model serangan yang bertujuan untuk menipu seseorang. Dilalui dengan cara mengubah alamat asal sebuah paket sehingga dapat melewati firewall yang telah dipasang.
4. DNS Forgery
DNS Forgery adalah Sebuah metode penipuan terhadap data-data DNS yang Penyerang membuat DNS palsu dan mengAkses ke sebuah website dialihkan ke website lain.
5. DNS Cache
DNS Cache adalah memanfaatkan cache dari setiap server DNS yanh merupakan tempat penyimpanan sementara data-data domain.
6. Worm
Worm adalah program yang menyebar sendiri dengan cara mengirimkan dirinya sendiri ke sistem (mengandalkan dirinya sendiri).
7. Virus
Virus adalah program yang dapat menyisipkan dirinya sendiri ke obyek lainnya, seperti : file executable (*exe) dan beberapa jenis dokumen yang digunakan (file nya dihacker).
8. Trojan Horse/Kuda Troya
Trojan adalah jenis ancaman keamanan komputer yang dapat merusak sebuah sistem pada jaringan komputer.
9. Junk Mail
Junk mail adalah ancaman ini adalah dengan adanya surat sampah akan memperbesar kapasitas inbox email, sehingga email lain yang penting tidak dapat masuk karena kapasitas inbox telah penuh.
10. Exploit
Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diingnkan.
11. Vulnerability
Vulnerability adalah sistem yang memungkinkan seorang penyerang untuk melanggar integritas sistem itu. Kerentanan memungkinkan akibat lemahnya password, software bug, sebuah virus komputer atau malware, skrip kode injeksi, sebuah SQL injection atau misconfiguration.
12. Hacking
Hacking adalah suatu tindakan untuk memperoleh akses ke suatu sistem menggunakan kelemahan yang ada di sistem itu sendiri. Komputer hacking keamanan, dimana seseorang mencoba untuk mengalahkan keamanan atau memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem komputer.
13. Social engineering
Social engineering adalah pemerolehan informasi rahasia dengan cara menipu pemilik informasi tersebut, umumnya dilakukan melalui telepon atau internet.
14. Digital signature
Digital signature adalah jenis kitogafi arsimetik. Untuk pesan yang dikirim melalui saluran yang aman, baik yang dilaksanakan tanda tangan digital penerima memberikan alasan untuk percaya bahwa pesan yang dikirim oleh pengirim yang diklaim.
15. Defeced
Defeced adalah satu serangan di sebuah situs web yang berubah tampilan visual situs tersebut
16. Patch
Patch adalah sebagian kecil dari perangkat lunak yang dirancang untuk memperbaiki masalah dengan memperbarui program komputer atau data pendukung namun terkadang dapat memperkenalkan masalah
17. Cracker
Cracker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa ijin, dan merusak semua sistem data maupun file dalam suatu jaringan pada komputer.
18. Attack
Attack adalah serangan terhadap suatu sistem terhadap proses penyampaian informasi. Dapat dikategorikan dalam 2 jenis, yakni :
- Serangan pasif : bertujuan untuk memantau / mengetahui data yang sedang ditransfer.
- Serangan aktif : bertujuan memodifikasi data yang sedang ditransfer atau mengirimkan data yang palsu.
19. Spamming ( spam )
Spamming (spam) adalah masuknya email yang tak diundang, newsgroup, secara terus menerus. Dan bisa berupa iklan dari vendor atau bisa berisi kuda Trojan.
Tag :// Keamanan Jaringan

























